LANNY JAYA - Di tengah dinginnya pagi yang menyelimuti pegunungan Papua, puluhan prajurit TNI berjalan menembus kabut tebal menuju honai-honai warga di Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya. Namun, kali ini mereka tidak hanya membawa perlengkapan patroli keamanan, melainkan juga obat-obatan, beras, mi instan, dan harapan bagi masyarakat pedalaman.
Aksi kemanusiaan ini dilakukan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) melalui kegiatan patroli teritorial yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan dan pembagian bantuan sosial kepada warga Kampung Tunigele, Sabtu (30/5/2026).
Dipimpin Perwira Pembinaan Mental (Pabintal) Satgas, Kapten Inf I Nyoman Budi Astawan, S.H., sebanyak 20 personel gabungan dari unsur pengamanan dan kesehatan menyusuri jalur pegunungan untuk menyapa masyarakat secara langsung dari rumah ke rumah. Kehadiran para prajurit disambut hangat oleh warga.
Di sejumlah honai, personel Satgas tampak duduk bersama masyarakat, mendengarkan cerita mereka, memeriksa kondisi kesehatan, sekaligus menyerahkan bantuan bahan pokok untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Bagi masyarakat Kampung Tunigele, kehadiran prajurit TNI bukan sekadar aparat keamanan yang bertugas menjaga wilayah, tetapi juga sahabat yang hadir saat mereka membutuhkan bantuan.
Suasana penuh keakraban terlihat saat personel Satgas bercengkerama dengan warga seperti Bapa Matius Tabuni, Mama Yendina, Bapa Wabinur, hingga Mama Pasmira Murib. Kehangatan yang terjalin mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, tim Satgas juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan tokoh agama setempat, termasuk Gembala Gereja Primbubu, Bapa Lindeanus. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan harapan agar tersedia sarana pendukung kegiatan gereja dan olahraga bagi generasi muda di kampung.
“Kehadiran Satgas tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, dan komunikasi langsung dengan warga, kami ingin memastikan masyarakat merasakan manfaat nyata dari kehadiran negara, ” kata Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P.
Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan kepedulian sosial juga menjadi langkah efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat persatuan di wilayah Papua.
“Bagi kami, pengamanan wilayah tidak hanya berbicara tentang tugas militer. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kami bisa menjadi bagian dari masyarakat dan hadir membantu kebutuhan mereka. Senyum warga setelah menerima bantuan menjadi kebanggaan tersendiri bagi personel di lapangan, ” ujar Danpos TK Kuyawage, Lettu Inf Arya Sayaka, S.Tr.(Han).
“Kami mendengar langsung aspirasi masyarakat, termasuk kebutuhan sarana ibadah dan olahraga bagi generasi muda. Hal-hal seperti ini menjadi perhatian kami untuk memperkuat hubungan emosional dan pembinaan sosial di masa mendatang, ” ungkap Pabintal Satgas Yonif 742/SWY, Kapten Inf I Nyoman Budi Astawan.
Kegiatan tersebut berlangsung aman dan penuh kehangatan. Di balik medan berat dan udara dingin Pegunungan Papua, Satgas Yonif 742/SWY terus menunjukkan bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan keamanan, tetapi juga lewat sentuhan kemanusiaan yang menghadirkan harapan dan kedamaian bagi masyarakat di ujung timur Indonesia.
Autentikasi: Pen Satgas Yonif 742/SWY

Riansyah