LANNY JAYA - Patroli keamanan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema di wilayah Wano Barat tidak sekadar menjaga situasi tetap kondusif. Personel Pos TK Andugume juga menyempatkan diri menyapa warga, memberikan makanan kepada anak-anak, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga makan siang bersama masyarakat di Kampung Kombanu, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Danpos TK Andugume Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han) bersama personel Pos TK Andugume. Kedatangan prajurit disambut hangat tokoh pemuda setempat, Bapa Endi Enumbi, di tengah aktivitas warga Kampung Kombanu.
Dalam perjalanan menuju kampung, personel Satgas berhenti untuk berinteraksi dengan anak-anak. Makanan ringan dibagikan sebagai bentuk kedekatan dengan generasi muda di wilayah tersebut.
Setibanya di honai milik Bapa Endi Enumbi, prajurit melanjutkan komunikasi dengan masyarakat. Pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat dasar turut dilakukan kepada warga yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut menjadi perhatian karena tim kesehatan dari Kabupaten Lanny Jaya sebelumnya telah kembali ke Puskesmas Wano Barat setelah persediaan obat habis. Kondisi itu membuat kehadiran personel Satgas untuk memberikan penanganan dasar menjadi penting bagi warga yang membutuhkan.
Selain pemeriksaan kesehatan, suasana kekeluargaan terlihat saat prajurit dan masyarakat menyantap makan siang bersama di honai. Momen tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi sekaligus mendengarkan kondisi serta aspirasi warga secara langsung.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa keberadaan prajurit di Papua tidak hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan.
“Kehadiran prajurit kami di tanah Papua bukan sekadar sebagai penjaga kedaulatan negara, melainkan sebagai saudara bagi masyarakat. Melalui pendekatan kemanusiaan dan komunikasi sosial ini, kami berharap dapat memberikan solusi nyata bagi kesulitan warga, sekaligus memastikan wilayah senantiasa aman, damai, dan kondusif, ” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Sementara itu, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya menilai interaksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan antara prajurit dan warga.
“Melihat senyum anak-anak dan hangatnya sambutan Bapa Endi di honainya menjadi pengingat bahwa kesehatan dan kebahagiaan masyarakat adalah hal yang utama. Kami hadir untuk memberikan pengobatan dasar, mendengarkan keluh kesah warga, serta membangun kebersamaan dalam suasana kekeluargaan, ” ungkap Kapten Aditya.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan kondisi terkini di Kampung Kombanu. Warga saat ini beraktivitas di kebun dan mengikuti proses pengambilan bantuan logistik dari Pemerintah Daerah Provinsi Papua Pegunungan.
Masyarakat juga menyampaikan perkembangan penyelesaian persoalan perang suku yang sebelumnya terjadi di Wamena. Informasi tersebut menjadi bagian dari komunikasi Satgas dalam memantau dinamika sosial dan keamanan di wilayah penugasan.
Bapa Endi Enumbi menyatakan dukungan masyarakat terhadap kehadiran aparat keamanan. Ia menyebut warga merasa aman dengan keberadaan prajurit TNI dan menyampaikan bahwa masyarakat menolak kehadiran pihak-pihak yang dapat mengganggu keamanan kampung.
Ia juga memberikan penjelasan mengenai situasi Kampung Nenggeya yang sempat dikaitkan dengan keberadaan simpatisan kelompok bersenjata. Menurutnya, kondisi kampung tersebut aman dan terbuka bagi masyarakat maupun pihak lain yang datang dengan tujuan baik.
Setelah rangkaian patroli, pemeriksaan kesehatan, dialog, dan makan bersama selesai, personel Pos TK Andugume kembali ke pos dalam kondisi aman. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan langsung Satgas Yonif 742/SWY dalam menjaga keamanan sembari membangun hubungan erat dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Sumber: PenYonif 742/SWY

Updates.