LANNY JAYA - Satgas Pamtas Yonif 742/SWY Koops TNI Habema mengawal kegiatan pengobatan massal bagi warga di tengah upaya pemulihan pascabencana alam yang melanda wilayah Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Pengamanan sekaligus monitoring dilakukan di Puskesmas Wano Barat, Kampung Mume, Distrik Wano Barat, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan personel Satgas bersama tim kesehatan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.
Patroli dan monitoring dipimpin Bapen Satgas Sertu I Komang Sugiadnyana. Pengamanan dilakukan untuk memastikan rangkaian pengobatan bagi masyarakat Kampung Mume dan Kampung Ninggeyagin berlangsung aman dan tertib.
Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan dari tim kesehatan Pemkab Lanny Jaya.
Personel Satgas melakukan pengamanan terbuka dan tertutup di sekitar lokasi. Prajurit juga berdialog dengan warga serta tenaga kesehatan untuk memantau situasi selama kegiatan berlangsung.
Pendekatan tersebut dilakukan secara humanis agar proses pengobatan berjalan lancar sekaligus menjaga kondisi lingkungan tetap kondusif.
Kegiatan di Puskesmas Wano Barat merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kesehatan setelah bencana alam yang terjadi di wilayah Kuyawage.
Kolaborasi antara Satgas Yonif 742/SWY dan Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya menjadi bagian penting dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan selama masa pemulihan.
Selain memastikan keamanan, personel Satgas memanfaatkan momentum tersebut untuk berkomunikasi langsung dengan warga. Interaksi ini sekaligus memperkuat hubungan antara prajurit dan masyarakat di wilayah penugasan.
Dansatgas Yonif 742/SWY Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa prajurit tetap berkomitmen mendukung upaya kemanusiaan bersama pemerintah daerah.
“Kehadiran Satgas Yonif 742/SWY di wilayah penugasan tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga berkomitmen penuh untuk mendukung misi kemanusiaan dan membantu pemerintah daerah dalam pemulihan pasca bencana alam yang terjadi, ” ungkap Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P.
Pengamanan kegiatan kesehatan tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan kerja sama berbagai pihak. TNI bersama pemerintah daerah bergerak secara bersinergi agar masyarakat dapat memperoleh penanganan kesehatan dalam suasana yang aman.
Kehadiran tim kesehatan dan personel Satgas di Kampung Mume menjadi bagian dari respons terhadap kebutuhan masyarakat setelah bencana.
Patroli, monitoring, komunikasi dengan warga, serta pengamanan kegiatan kesehatan dilakukan secara terpadu. Langkah tersebut diharapkan membantu menciptakan situasi yang kondusif selama proses pemulihan masyarakat di wilayah Wano Barat.
Sumber: PenYonif 742/SWY

Updates.