LANNY JAYA - Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema menggelar patroli keamanan sekaligus Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Teritorial (Binter) terbatas di Kampung Ninggeyagin, Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Senin (14/9/2026).
Kegiatan melalui Titik Kuat (TK) Ninggeyagin tersebut dipimpin Komandan Tim Tempur (Dantimpur) 2 TK Ninggeyagin, Sertu Jusuf Sine, di bawah kendali Komandan TK Ninggeyagin, Lettu Inf Sahli.
Patroli dilakukan untuk memantau perkembangan situasi keamanan sekaligus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Personel Satgas menyambangi warga dan berinteraksi secara langsung dalam suasana yang hangat.
Lettu Inf Sahli mengatakan, tugas keamanan di wilayah pedalaman Papua Pegunungan perlu diimbangi dengan pendekatan yang humanis agar hubungan antara prajurit dan masyarakat semakin kuat.
“Kehadiran kami di Kampung Ninggeyagin adalah untuk memberikan rasa aman serta merangkul masyarakat secara langsung. Kendati terdapat tantangan geografis dan keterbatasan interaksi bahasa, kami mengutamakan pendekatan yang hangat, santun, dan simpatik. Kami ingin warga menyadari bahwa TNI hadir sebagai pelindung dan saudara yang siap membantu kehidupan sehari-hari masyarakat, ” ujar Lettu Inf Sahli.
Menurutnya, komunikasi dengan warga menjadi bagian penting dalam memahami kondisi sosial di wilayah penugasan. Interaksi secara langsung juga membantu prajurit membangun kedekatan dengan masyarakat di tengah kondisi geografis yang menjadi tantangan tersendiri.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menekankan pentingnya konsistensi dalam melaksanakan pembinaan teritorial selama penugasan.
Ia menilai stabilitas keamanan di Papua Pegunungan tidak terlepas dari hubungan komunikasi yang baik antara prajurit dan masyarakat.
“Stabilitas keamanan yang mantap di wilayah Papua Pegunungan sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi antara prajurit dan masyarakat. Melalui kegiatan patroli dan Komsos yang berkesinambungan, kami berupaya mematahkan kekakuan komunikasi serta membangun kepercayaan publik, ” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Ia menambahkan, Satgas juga mendorong keberlanjutan program pembinaan teritorial, termasuk pendampingan edukasi bahasa Indonesia bagi anak-anak sejak dini. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas ruang komunikasi antara masyarakat dan prajurit.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pergerakan personel menuju Kampung Ninggeyagin. Setibanya di lokasi, prajurit melakukan pemantauan situasi wilayah kemudian melanjutkan kegiatan Komsos dengan menyapa dan berbincang bersama masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, kondisi keamanan di Kampung Ninggeyagin terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan hal menonjol selama pelaksanaan patroli dan Komsos.
Respons terbuka dari warga menunjukkan adanya interaksi positif antara personel Satgas Yonif 742/SWY dan masyarakat. Pendekatan melalui patroli yang disertai komunikasi sosial tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat di Distrik Kuyawage.
(PenYonif 742/SWY)

Updates.