LANNY JAYA - Kehangatan kebersamaan terlihat di Gereja Baptis Wunabunggu, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Minggu (31/5/2026). Tidak hanya memastikan jalannya ibadah berlangsung aman dan khidmat, personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/Satya Wira Yudha (SWY) juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah pedalaman Papua.
Kegiatan yang dilaksanakan personel Pos Titik Kuat (TK) Wunabunggu itu menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Sejak pagi, puluhan prajurit hadir untuk membantu pengamanan sekaligus mengikuti ibadah bersama jemaat di Gereja Baptis Wunabunggu.
Komandan Pos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, mengatakan kehadiran personel Satgas bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat saat beribadah sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan dengan warga setempat.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman. Kehadiran kami bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Wunabunggu, " kata Letda Inf Mathias David Metikores.
Sebanyak 20 personel yang dipimpin Sertu Vinsensius Ema diterjunkan dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Pendeta Yutius Kiwo dan jemaat yang mengikuti ibadah Minggu.
Usai pelaksanaan ibadah, suasana semakin akrab ketika prajurit TNI berbaur dengan warga dalam kegiatan komunikasi sosial (komsos) dan pembinaan teritorial terbatas. Berbagai tokoh masyarakat, termasuk Kepala Suku Deltius Kiwo dan Tokoh Pemuda Delfius Weya, turut berdialog bersama personel Satgas membahas kondisi sosial dan kehidupan masyarakat setempat.
Tidak hanya itu, tim kesehatan Pos TK Wunabunggu juga membuka layanan pengobatan gratis bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan ringan. Pemeriksaan kesehatan dan pemberian obat-obatan dilakukan langsung di lokasi kegiatan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka, terutama karena akses layanan medis di wilayah pedalaman masih terbatas.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa tugas prajurit di Papua tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
"Kehadiran Satgas di Papua Pegunungan adalah untuk menjadi pelindung sekaligus sahabat bagi masyarakat. Pengamanan ibadah dan pelayanan kesehatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada warga yang kami anggap sebagai keluarga sendiri, " ujar Letkol Dedi.
Menurutnya, membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah penugasan.
"Kami ingin masyarakat merasakan bahwa negara hadir melalui TNI, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui pelayanan sosial dan kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan warga, " tambahnya.
Momen kebersamaan juga terlihat ketika prajurit dan warga menikmati hasil alam setempat sambil berbincang santai. Interaksi sederhana tersebut semakin memperkuat ikatan emosional antara TNI dan masyarakat yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Bagi warga Wunabunggu, kehadiran Satgas Yonif 742/SWY bukan hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga memberikan perhatian nyata terhadap kebutuhan sosial dan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan pengamanan ibadah, komunikasi sosial, dan pelayanan kesehatan gratis, Satgas Yonif 742/SWY terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedamaian sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Papua Pegunungan.
Autentikasi: Pen Satgas Yonif 742/SWY

Updates.