LANNY JAYA - Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui patroli keamanan yang dirangkaikan dengan komunikasi sosial (Komsos) di Kampung Kombanu dan Kampung Andugume, Distrik Wano Barat, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, prajurit Pos TK Andugume tidak hanya melakukan patroli. Personel juga memperbaiki fasilitas penerangan tenaga surya atau *solar cell* di honai milik warga serta melakukan pemeriksaan kesehatan dasar dan berdialog dengan tokoh agama setempat.
Kegiatan dipimpin Komandan Tim Tempur (Dantimpur) 3, Sertu Thomas Tefi. Perbaikan lampu dilakukan di honai milik Bapa Monik Talengen. Sementara itu, komunikasi bersama tokoh agama Bapa Polius Talengen berlangsung sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat.
Danpos TK Andugume, Kapten Inf Aditya Tri Prasetya, S.Tr.(Han), mengatakan kegiatan tersebut diarahkan pada aksi nyata yang berkaitan langsung dengan kebutuhan warga.
“Tim kami yang dipimpin oleh Komandan Tim Tempur (Dantimpur) 3, Sertu Thomas Tefi, tidak sekadar berpatroli. Dalam pelaksanaannya, anggota kami menyempatkan diri untuk memperbaiki fasilitas penerangan berupa lampu tenaga surya (solar cell) di honai milik Bapa Monik Talengen. Selain itu, kami juga menggelar pengobatan gratis serta berdialog di kediaman Bapa Polius Talengen selaku tokoh agama setempat, ” ujar Kapten Inf Aditya Tri Prasetya.
Perbaikan lampu honai mendapat sambutan positif dari keluarga Bapa Monik Talengen. Penerangan tersebut kembali dapat digunakan setelah dilakukan perbaikan oleh prajurit Satgas Yonif 742/SWY.
Selain kegiatan di honai, prajurit juga melakukan komunikasi dengan Bapa Polius Talengen sebagai tokoh agama. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan kondisi kehidupan masyarakat serta perkembangan situasi di Distrik Wano Barat.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa tugas prajurit di wilayah penugasan mencakup upaya menjaga keamanan sekaligus membangun hubungan baik dengan masyarakat.
“Tugas utama kami adalah memastikan keamanan wilayah sekaligus merangkul masyarakat dengan pendekatan yang humanis. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari para tokoh agama dan warga yang secara tegas menolak keberadaan simpatisan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dan memilih bersinergi dengan aparat keamanan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat murni untuk menciptakan kedamaian dan membantu kesejahteraan warga, ” tegas Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Dari komunikasi dengan masyarakat, prajurit memperoleh informasi bahwa sebagian besar warga Distrik Wano Barat sedang beraktivitas di kebun dan mengambil bantuan logistik dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jayawijaya.
Sebagian warga lainnya juga berkumpul di Kantor Distrik Wano Barat untuk menyelesaikan persoalan adat yang pernah terjadi di Wamena melalui mekanisme damai.
Kegiatan patroli keamanan dan Komsos kemudian ditutup dengan kembalinya seluruh personel ke Pos TK Andugume dalam kondisi aman dan lengkap.
Satgas Yonif 742/SWY menyatakan kegiatan pembinaan teritorial akan terus dilakukan untuk menjaga komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekaligus mendukung terciptanya situasi yang kondusif di wilayah penugasan.
(Pen Yonif 742/SWY)

Updates.